Pengumuman Lomba Komik Manga Mon 5 main Banner

Pasti kalian semua sudah penasaran dengan Pengumuman Lomba Komik ke-5 Manga Mon, ya!? Akhirnya pemenang Lomba Komik ke-5 Manga Mon akan Kuma umumkan! Yuk, kita simak komentar dari para juri dan jadikan masukan dari mereka sebagai motivasimu untuk menulis komik dan menjadi komikus yang lebih baik untuk Indonesia!

Jangan lupa untuk membaca komik pemenang Lomba Komik ke-5 Manga Mon yang super duper bagus ini, ya! Sekali lagi, Manga-Mon mengucapkan selamat kepada ke-5 pemenang! Tetap semangat berkarya, ya!

Radiance

Riin

Komentar Juri


Gupta Mahendra S : Gagasan cerita Radiance ini cukup oke dan bisa relate ke banyak orang. Bila adopsinya ke detail cerita bisa lebih “urgent” ketimbang anak sekolah yang reklusif, tentu akan memberi dampak yang lebih bagi ceritanya dan lebih bisa menyampaikan pesan sang komikus ke pembaca.

Sudwi Karyadi : Kisah drama yang menyentuh. Hubungan antara dua karakter terasa 'hidup' hingga muncul plot twist yang mengejutkan.

Ryuji Tsugihara : “Gita, malaikat yang didatangkan dari surga untuk menyembuhkan sakit hati Iwan,” apakah sebaiknya ditambahkan penjelasan seperti ini, ya? Kalau dibuat seperti itu, maka harus dibuat penggambaran yang cukup mistis untuk keberadaan Gita. Tambahkan kembali daya tarik pada tiap karakter, mungkin dalam episode tambahan, sehingga kamu dapat membuat pembaca lebih tertarik lagi untuk membaca komik kamu.

Semi dan Rusli

Kang Hakim

Komentar Juri


Sudwi Karyadi : Membaca komik Semi dan Rusli ini membuat saya seakan melihat komikalisasi doa seorang anak yang amat sayang dan berbakti pada orangtuanya.

Gupta Mahendra S : Komik ini terkesan “menodong” empati pembaca dengan berlindung di balik kemiskinan dan kenestapaan. Tidak ada yang salah dengan itu. Namun sayang sekali bila hanya dipaparkan secara “biasa”. Berhubung ini adalah media komik yang memungkinkan cerita untuk dibuat luar biasa, yang tak bisa dilakukan media film. Sisi positifnya, pada bagian awal ke tengah, sekuensial panel/gambar sangat baik. Komikus punya pemahaman variasi angle bicara antara tokoh yang tak membosankan.

Si Pembantu

Dwi Wijayanto

Komentar Juri


Gupta Mahendra S : Komik ini unggul karena Dwi Wijayanto menyadari, medium komik adalah medium visual sekuensial, dan dia memaksimalkan hal tersebut. Meski ada beberapa karya lain yang juga baik, saya mengapresiasi karya ini karena kesolidan karya dan pemahaman sang komikus pada seni ngomik. Kekurangannya tinggal dieksekusi yang menurun kualitasnya di halaman-halaman akhir, tapi hal ini mudah di atasi.

Ryuji Tsugihara : Latar belakang komik ini sulit mengerti. Selain itu, seorang anak laki-laki yang memiliki jiwa pembela kebenaran saja tidak cukup untuk dijadikan karakter utama dalam komik. Sebaiknya pengarang membuat komik yang menjelaskan tentang apa yang dipikirkan tokoh utama, masalah apa yang dihadapinya, dan apa yang akan dilakukannya untuk menyelesaikan masalah tersebut sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat dimengerti pembaca. Menurut saya, itulah yang poin-poin yang menjadi daya tarik sebuah komik.

Macosted

Septian R. Green

Komentar Juri


Sudwi Karyadi: Komik yang menyenangkan. Tokoh utama memiliki karakter serta latar belakang yang jelas dan konsisten dalam cerita. Walau tema "menghidupkan karakter dari gambar" sudah pernah diusung sebelumnya, komik ini dapat lebih baik dalam mengeksekusi idenya.

The Zombie

Ifnarta

Komentar Juri


Sudwi Karyadi : Ceritanya menarik karena diceritakan dari sudut pandang yang unik. Gambar dan panelling sesuai dengan feel cerita. The Zombie memainkan rasa kemanusiaan melalui sudut pandang "seorang" zombie.

Demikian Pemenang Lomba Komik Manga Mon ke-5. Bagi yang belum beruntung, jangan berkecil hati dan terus kembangkan komikmu! Bagi para pemenang, tingkatkan lagi kemampuanmu agar komik yang kamu buat semakin berkualitas hingga mencapai taraf internasional! Sampai jumpa lagi di Lomba Komik Manga Mon ke-6 dan ke-7!

Promo dan Kontes Terkait