Ciri Ciri Pohon Bambu

Ciri Ciri Pohon Bambu

Di Indonesia, bambu bukanlah tanaman yang asing. Bambu biasanya hidup di pedesaan dan daerah beriklim tropis. Pohon ini memiliki banyak manfaat, di antaranya sebagai bahan bangunan, kesenian bahkan di beberapa daerah ia memiliki nilai mistis. Banyak yang belum mengetahui apa saja ciri-ciri pohon bambu, maka dari itu simak pembahasan ini sampai akhir.

Ciri-Ciri Khusus Pohon Bambu secara Umum

Sebenarnya pohon bambu banyak sekali jenisnya, ada yang berwarna kuning dan ada juga yang hijau. Masyarakat desa sering mengolahnya menjadi tiang, dinding, peralatan dapur, bahan makanan dan lainnya. Kontribusinya sangat besar bagi keseimbangan bumi dengan menyumbangkan 1,2 kg/ hari persediaan air di dalam tanah.

Secara ilmiah, bambu merupakan tanaman yang memiliki pertumbuhan tercepat di dunia. Sistem perakarannya mampu tumbuh sepanjang 60-100 cm dalam kurun waktu 24 jam. Wow sungguh keren kan, lalu apa saja sih ciri-cirinya, yuk langsung saja lihat beberapa poin di bawah ini:

Batang Bambu

Salah satu yang paling dikenali dari pohon bambu adalah batangnya. Berbentuk bulat dengan diameter sekitar 0,25-25 cm, tingginya mencapai 0,3-30 meter dan tumbuh ke atas. Di dalamnya terdapat ruas dan rongga. 


Batang juga digunakan sebagai tempat tumbuhnya akar rimpang dan daun yang akan jadi pelepah ketika usianya sudah tua. Tekstur batang bambu cukup lentur karena terdiri dari serat yang tidak bisa dihitung jumlahnya.

Daun Pohon Bambu

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwasanya daun tumbuh dan melekat pada batangnya. Strukturnya cukup lengkap yaitu terdiri dari tangkai, helaian dan pelepah. Jenisnya adalah pertulangan sejajar, satu daun berukuran besar di tengah, sedangkan tulang daun kecil berada di sekitarnya dan tersusun sangat rapi. 


Ujung daun pohon bambu berbentuk runcing, lanset, tekstur mirip kertas dan cenderung rata di bagian tepinya. Permukaannya berwarna hijau terang, hal ini berbeda dengan bagian bawahnya yang berwarna hijau gelap lengkap dengan bulu-bulu kasar.

Akar

Akar pohon bambu berjenis serabut, namun sistem perakaran setiap jenisnya bisa berbeda. Percabangannya merupakan akar rimpang dengan bentuk lebar di bagian ujung dan meruncing di bagian pangkal. Pada tiap ruasnya terdapat kuncup yang nantinya akan berkembang menjadi rebung. 


Setelah itu baru menjadi buluh dan tunas bambu yang bisa ditanam kembali. Akar bambu termasuk kuat dan tahan goncangan seperti air, udara dan petir. Bagaimana sampai sini sudah bisa membayangkan bagaimana bentuk akar pohon bambu?

Ekologi

Berdasarkan laporan penelitian, bambu bisa tumbuh setinggi 100 cm tiap 24 jam sekali. Namun laju yang sangat cepat ini ditentukan oleh habitatnya seperti iklim, spesies dan kondisi tanah. Jika mereka tumbuh di tempat yang kesuburannya sedang, maka hanya akan bertambah tinggi sekitar 3-10 cm per hari.

Sebaran dan Habitat

Tahukah kamu jika bambu merupakan tanaman yang tumbuh di beberapa negara Asia Timur ke Australia bagian utara hingga India bagian barat. Terbagi menjadi lebih dari 1.450 spesies yang cocok dengan segala iklim, mulai dari tropis, pegunungan hingga panas. Sayangnya, tanaman ini tidak bisa tumbuh di wilayah Eropa.

Di Indonesia sendiri, bambu mampu tumbuh di semua daerah. Namun ada juga yang menjadi endemik khas, sepert Nusa Tenggara, Sulawesi, Kalimantan, Bali, Papua dan lain sebagianya.

Lahan yang baik untuk ditanami pohon bambu adalah bersih dari semak, alang-alang, gulma dan tanaman liar. Karena jika tidak, pertumbuhan akan terganggu. Cara yang harus dilakukan adalah membersihkannya terlebih dahulu sebelum mulai menanam. Lebih maksimal jika diberikan pupuk kompos dan pembersihan pelepah kering secara rutin.

Untuk menanamnya cukup mudah, kamu hanya tinggal membuat ajar dengan ukuran tebal 2cm dan tinggi 150 cm, ditancapkan di titik jarak tanam yang sebelumnya sudah dibuat. Kriteria tunas atau bibit yang bisa ditanam harus berusia 4 atau 5 bulan, apabila terlalu tinggi maka bisa dilakukan pemangkasan hingga 1 meter.

Pertumbuhan semakin cepat jika musim penghujan, sehingga ini adalah waktu yang tepat jika kamu ingin menanam pohon bambu. Potonglah cabang jika terlalu rimbun. Sekarang kamu sudah paham kan apa saja ciri-ciri pohon bambu dan sekilas tentang cara menanamnya?


Ciri Ciri Pohon Bambu - Mangamon

Belum ada Komentar untuk "Ciri Ciri Pohon Bambu "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel