21 September 2015

Nama Hiromu Arakawa bisa dibilang sangat terkenal di dunia manga. Bagaimana tidak? Seri Fullmetal alchemist dua kali mendapatkan serial anime. Belum lagi fakta yang cukup mengejutkan yaitu Hiromu Arakawa adalah mangaka wanita, tapi manga Fullmetal Alchemist adalah manga fantasi yang penuh aksi.

Mangaka berumur 42 tahun ini lahir di Hokkaido dalam keluarga peternak. Sebelum debut menjadi mangaka, Arakawa membantu beternak di rumahnya sambil mengirim ilustrasi dan manga 4-koma di majalah Gamest dengan nama pena Edmund Arakawa. Selain itu, Arakawa juga sempat mengirim ilustrasi dan manga 4-koma di majalah sejarah History Paradise yang diterbikan oleh Koei (sekarang Koei Tecmo) dengan nama pena Chicken Jouji.

Arakawa selalu menggambarkan dirinya sebagai sapi dengan kacamata. Alasannya dia memilih sapi adalah karena dia adalah keluarga peternak, yang lahir pada tahun kerbau dan zodiaknya adalah Taurus.

Arakawa debut menjadi mangaka dengan memenangkan kompetisi 21th Century Manga Awards dari Enix. Setelah memenangkan kompetisi tersebut, Arakawa mempelajari berbagai ilmu mangaka sambil bertugas menjadi asisten Hiroyuki Etou yang terkenal mengarang Mahoujin Guru Guru mulai tahun 1999.

Di tahun 2001, Arakawa meluncurkan seri Fullmetal Alchemist yang menjadi hit besar. Nama Fullmetal Alchemist benar-benar terkenal dan pasti kalian setidaknya pernah mendengar nama tersebut. Setelah dua serial anime, serial manga tersebut tamat di tahun 2010.

Setahun kemudian, Arakawa meluncurkan serial baru berjudul Silver Spoon. Setelah suksesnya Fullmetal Alchemist, tentunya banyak pembaca yang berharap agar Arakawa kembali membuat serial manga aksi yang epik. Tetapi ternyata serial terbaru dari Arakawa menceritakan tentang sekolah peternakan.

Awalnya, mungkin ada beberapa pembaca yang kecewa dengan judul baru ini. Tetapi ternyata dengan mengandalkan pengalamannya dulu lahir di keluarga peternak, Silver Spoon berhasil tampil dengan memuaskan, bahkan hingga mendapatkan serial anime sepanjang dua musim.

Meski serial Silver Spoon masih berlanjut, Arakawa meluncurkan serial baru di tahun 2013 yang berjudul Arslan Senki. Serial ini mengadaptasi novel fantasi karya Yoshiki Tanaka yang diluncurkan pada tahun 1986 dan masih berlanjut hingga kini. Serial manga tersebut juga mendapatkan adaptasi anime yang serinya masih berlanjut hingga kini.

Anak pertama Arakawa lahir pada tahun 2007, ketika serial Fullmetal Alchemist masih berlanjut. Ketika lahir dan merawat anak pertamanya, Arakawa sama sekali tidak mengambil istirahat dari pengerjaannya dan selalu menerbitkan chapter terbaru setiap bulannya. Anak keduanya lahir di tahun 2011, dan anak ketiganya lahir di tahun 2014.

Salah satu alasan kenapa Arakawa mengarang Silver Spoon adalah karena dia ingin menantang dirinya dengan mengarang manga dengan setting yang lebih realistis, tidak lagi ingin setting fantasi seperti Fullmetal Alchemist. Arakawa memanfaatkan pengalamannya yang dulu sekolah di SMA agrikultur di Hokkaido, sama dengan setting di Silver Spoon.

Waktu dia duduk di bangku SMA, Arakawa ikut klub karate dan berhasil mendapatkan sabuk hitam. Hingga saat ini, dirinya mampu untuk mengangkat barbell 10 kilogram dengan satu tangan. Setelah lulus SMA, Arakawa membantu usaha keluarganya selama 7 tahun.

Untuk manga-nya, Arakawa menggunakan komputer untuk mewarnai dan memasukkan teks. Alasannya adalah karena dia adalah orang yang “analog.” Peralatan menggambar yang paling disukainya adalah cat akrilik.

Kalau kalian ingin mengikuti manga karya Hiromu Arakawa yang saat ini masih berjalan, kalian bisa mencari Silver Spoon di Weekly Shonen Sunday, Arslan Senki di Bessatsu Shonen Magazine, dan Hyakushou Kizoku di Monthly Wings.

Related article