03 Maret 2016
sikap jepang kereta

Ketika kalian melakukan perjalanan atau tinggal di Tokyo, kereta merupakan sarana transportasi utama yang banyak digunakana, baik ketika bepergian jauh ataupun dekat. Akan tetapi, banyak yang kebingungan menggunakan sarana transportasi ini untuk pertama kalinya. Dalam menggunakan sarana transportasi umum di Tokyo, ada tata krama dan aturan yang harus dipatuhi. Penulis artikel ini pun mencoba untuk mewawancarai beberapa temannya yang berasal dari luar Jepang tentang apa saja yang dirasa tidak biasa dan aneh untuk dilakukan di dalam kereta yang tidak mereka temukan di negara mereka. Dari wawancara tersebut, penulis juga membandingkan dengan sikapnya ketika menggunakan kereta untuk memperjelas kenapa orang Jepang bersikap seperti itu ketika naik kereta.

1. Jangan Berisik dan Jangan Mengganggu Penumpang Lain

Tidak berisik merupakan salah satu jawaban yang banyak dilontarkan oleh teman-teman penulis, dan kebayakan dari mereka mengatakan kalau suasana kereta di Tokyo sangatlah hening. Semakin banyak orang di dalam kereta, suasana akan semakin hening. Selain itu, salah satu teman penulis yang berasal dari Tiongkok mengatakan kalau para penumpang kereta di Tokyo sangat mematuhi peraturan “Dilarang menelepon di dalam kereta”.

Teman penulis tersebut mengatakan kalau orang-orang Tiongkok berbicara dengan suara yang kencang ketika menelepon di dalam kereta. Di dalam kereta Tokyo, ada peraturan tertulis untuk tidak menelepon, dan ada peraturan yang menyatakan untuk mengatur ponsel dalam mode silent atau getar. Tetapi ini bukan berarti kita tidak boleh menggunakan ponsel, kalian masih bisa mengirim pesan, membaca, atau bermain game.

sikap jepang kereta
Poster oleh Tokyo Metro
sikap jepang kereta

Selain itu, teman sekelas penulis yang berasal dari Filipina juga ada yang mengatakan kalau suasana kereta di Tokyo sangat hening sampai ada orangtua yang menyuruh anaknya agar jangan berisik di dalam kereta. Dia sampai bingung melihatnya karena sudah sewajarnya kalau anak kecil itu berisik dan suka bercanda, tapi ibunya malah memperingati anak itu untuk tenang.

Dalam kasus ini, orang Jepang sangat memegang prisip “Tidak membuat masalah di depan umum (迷惑かける)”. Dan karena kereta merupakan salah satu sarana transportasi umum paling utama di Tokyo, sangatlah penting untuk menjaga ketenangan sebagai salah satu cara bersikap di depan umum. Ini sama halnya dengan makan di dalam kereta. Salah satu teman penulis yang merupakan orang Vietnam mengatakan tidak ada seorang pun yang makan di dalam kereta. Sementara itu, kita dapat menemukan ada penumpang yang makan hamburger atau pizza di dalam kereta di Amerika. Hal ini juga berlaku sama dengan ketenangan. Hamburger dan pizza mengeluarkan aroma yang mungkin saja bisa mengganggu orang lain, jadi tidak ada penumpang yang makan di dalam kereta.

Sepertinya orang Jepang sangat menjaga agar tidak terlibat masalah, khususnya di tempat tertutup seperti kereta. Jadi, sebaiknya kalian tetap menjaga sikap kalian saat menggunakan kereta di Tokyo agar tidak terlibat masalah.

2. No PDA (Public Display of Affection)! Tapi Ada Kesempatan?

Salah satu situasi yang juga membuat orang asing terkejut adalah dilarangnya Public Display Affection (PDA) di dalam kereta. Pada umumnya, pasangan-pasangan di Jepang tidak akan menunjukkan PDA di tempat umum, bahkan di taman, kafe, atau di jalanan. Mungkin ini merupakan perbedaan kebudayaan untuk tidak menunjukannya karena kebanyakan orang Jepang sangat pemalu dalam menunjukkan ekspresi mereka di depan umum. Banyak pasangan yang bergandengan tangan di dalam kereta, atau si cewek menyandarkan kepalanya di bahu si cowok, tapi tidak lebih dari itu. Mereka tidak berpelukan atau berciuman di kereta.

sikap jepang kereta
sikap jepang kereta

Tapi salah satu teman penulis yang merupakan orang Vietnam memiliki pengalaman menarik. Suatu hari dia naik kereta yang penuh bersama pacarnya. Dia memeluk pacarnya supaya ada sedikit ruang untuk penumpang lain. Meski pacarnya enggan, dia mengatakan pada penulis kalau itu adalah kesempatan untuk menunjukkan PDA. Selain itu, penulis juga memiliki pengalaman menarik ketika berkunjung ke London. Penulis melihat seorang anak gadis menawarkan kursinya kepada seorang lansia di dalam kereta. Setelah memberikan tempat duduknya, gadis itu pun duduk dipangkuan pacarnya. Itu bisa juga dikatakan sikap sopan santun sekaligus PDA di tempat umum. Ini merupakan pemandangan yang tidak akan pernah terjadi di dalam kereta di Tokyo walaupun PDA ini juga dapat berkontrisbusi bagi penumpang lain.

3. Terbiasalah dengan Jalur Jurusan Kereta yang Rumit!

Kalian pasti akan merasa takjub ketika melihat peta jalur jurusan kereta, baik kereta bawah tanah maupun kereta biasa. Ini karena kereta merupakan sarana transportasi yang sangat penting bagi warga Tokyo. Mereka bisa pergi ke mana pun karena jalur pelayanan yang disediakan meluas sampai ke daerah pinggiran. Bagi warga Tokyo, kereta merupakan sarana transportasi termurah dan efisien untuk bepergian ke tempat lain. Kereta akan datang setiap 3 menit sekali dan jadwalnya tidak pernah terlambat, contohnya JR Jalur Yamanote.

sikap jepang kereta

Dan bagi warga Tokyo, kereta sudah seperti kaki mereka sendiri dan mereka harus terbiasa untuk mencari jalan terbaik untuk menuju destinasi mereka. Karena jumlah jalur kereta di Tokyo sangat banyak, informasi ini akan membuat orang asing yang berkunjung ke panik. Tapi sekarang sudah ada aplikasi yang dapat menuntun kalian untuk menuju destinasi kalian, seperti NAVITIMEjorudan, dan hyperdia yang merupakan aplikasi dengan opsi pilihan dalam Bahasa Inggris mengenai informasi bepergian atau transit dengan kereta.

sikap jepang kereta
NAVITIME versi Bahasa Inggris

4. Hormati Kondektur, Pegawai Stasiun, dan Pengumuman!

Di Tokyo, petugas di setiap stasiun bertanggung atas kereta kereta yang melewati stasiun tempat mereka bekerja. Mereka dan kondektur kereta akan membantu dan menjawab pertanyaan kalian dengan ramah. Tidak hanya petugas stasiun, tapi pengumuman di stasiun juga sangat informatif. Teman penulis yang berasal dari Amerika mengatakan bahwa pengumuman di stasiun diumumkan dengan bahasa yang sangat sopan, dan informasi yang diberikan sangat berguna. Pengumuman diumumkan dalam bahasa Jepang dan bahasa Inggris, serta berisi informasi tentang stasiun yang dilewati kereta bagi para penumpang agar mereka tidak salah turun.

sikap jepang kereta

Pengumuman, petugas stasiun, dan kondektur akan melayani para penumpang dengan sopan. Mereka juga sigap dalam menghadapi keadaan darurat dan akan membantu tiap penumpang yang membutuhkan bantuan mereka. Para penumpang juga tahu bahwa merekalah yang menjaga agar jadwal kereta tidak terlambat dan mengembangkan kereta dengan terknologi terbaru. Itu sebabnya mengapa orang-orang yang menggunakan kereta sangat menjaga sikap mereka agar tidak menimbulkan masalah.

sikap jepang kereta

Bagi penulis, sikap yang disebutkan di atas sangat umum dan tidak biasa jika dilihat dari sudut pandang orang asing. Penulis berharap artikel ini dapat menjadi masukan bermanfaat jika kalian akan berkunjung ke Tokyo untuk pertama kali. Jika kalian ingin terlihata seperti orang lokal, bersikaplah seperti penumpang kereta ketika berkunjung ke Tokyo.

Tokyo Girls Update / Satsuki

Related article