17 Maret 2016
era baru gal jepang

Ketika membicaraka tentang pop-culture Jepang, rasanya tidak akan lengkap jika kita tidak membahas “gal/gyaru”. Ada beberapa definisi yang menjelaskan gal, namun penjelasan sederhananya gal adalah sebutan untuk anak perempuan yang suka mengenakan pakaian dengan model dan warna mencolok, serta mengenakan riasan wajah yang tebal. Gyaru merupakan kata dalam bahasa Jepang-Inggris yang merupakan turunan dari kata “gal”, dan menjadi populer di Jepang sejak tahun 1990 sampai 2000. Ada bermacam-macam gal di Jepang, antara lain:

1. Ganguro (berkulit kecokelatan dan mengenakan riasan wajah yang sangat tebal)

2. Shiro Gyaru (riasan wajah tebal, tapi berpakaian rapih mengikuti Ayumi Hamasaki)

3. Surf-kei (berpakaian seperti orang-orang yang menyukai berselancar)

era baru gal jepang
Ganguro

 

era baru gal jepang
Shiro Gal (Ayumi Hamasaki)

 

era baru gal jepang
Surf-kei

 

Meskipun demikian, jumlah gal di Jepang saat ini semakin berkurang, dan majalah fashion yang diperuntukkan bagi gals seperti “egg” dan “Koakuma Ageha” perlahan-perlahan menghentikan penjualannya. Apakah ini akhir dari budaya gal?

Demi mempertahankan pop-culture ini, muncul evolusi baru dari gal yang diberi nama “Neo Gal”. Neo Gal merupakan sebutan untuk para anak perempuan yang senang mengenakan pakaian dengan model dan wana mencolok, tapi tetap terlihat elegan. Arisa Ueno, yang merupakan brand director untuk “FIG&VIPER”, dikenal sebagai “wajah” Neo Gal. Ueno merupakan seorang instagramers yang terkenal di luar negeri, dan memiliki follower sebanyak lebih dari 150 ribu orang (per Juni 2014). Melalui akun Instagramnya, Ueno memperkenalkan budaya Neo Gal kepada dunia.

era baru gal jepang
Ueno Arisa

 

era baru gal jepang
era baru gal jepang

Di saat yang bersamaan, Black Diamond, unit kuro gyaru, juga cukup terkenal. Mereka mencoba menghidupkan kembali kuro gal, dan mempromosikannya baik di dalam Jepang maupun ke luar negeri. Demi penggemar luar negeri, Black Diamond juga membuka akun Facebook mereka dalam bahasa Inggris. Pada tahun lalu, mereka merilis lagu original berjudul “Avand Gyarude” yang ditonton secara online di 122 negara di seluruh dunia, dan mereka telah melakukan panampilan luar negeri pertama pada “Tokyo Crazy Kawaii” di Paris.

era baru gal jepang
era baru gal jepang

Menurut penulis, budaya gal sebenarnya masih belum mati, contohnya adalah Neo Gal yang memodifikasi gaya mereka dengan mengikuti perkembangan zaman, dan Black Diamond yang mencoba menghidupkan kembali budaya gal dengan menyebarkan pengaruhnya ke luar negeri. Poin yang paling menonjol adalah keduanya memiliki kemampuan publikasi yang kuat, serta mencoba untuk memperluas budaya mereka ke luar negeri. Semoga saja mereka terus berusaha mempertahankan kebudayaan gal ini.

Tokyo Girls Update / Ayaya

Related article