27 Mei 2016
8 tipe pelanggan mini market yang menyebalkan menurut jepang

Mini market atau yang biasa disebut convenience store /conbini di Jepang pastinya sudah menjadi salah satu bagian hidup yang  tidak terpisahkan. Praktisnya memiliki sebuah mini market di dekat rumah, atau dekat tempat kerja menjadi alternatif cepat kapanpun kamu ingin berbelanja..

Tapi pernahkah kamu berjumpa dengan pelanggan yang menyebalkan di mini market? Seperti pelanggan yang berlama-lama di kasir, menyerobot antrian, dan mereka yang banyak tanya menjadi sebuah pemandangan normal di mini market. Tapi, yang paling berpengalaman mengenai hal ini tentu para pegawai conbini tersebut, dan ternyata di Jepang pun banyak pelanggan yang menyebalkan. Karena itu mari kita lihat 8 tipe pelanggan conbini yang menyebalkan menurut pegawainya.

1. Pelanggan yang tidak sabaran

8 tipe pelanggan mini market yang menyebalkan menurut jepang

Pernah bertemu orang yang  tidak sabaran?  Ketika kita belum selesai ngomong,  tapi mereka sudah membalas seakan tidak tertarik. Terutama ketika  pegawai belum selesai menawarkan “mau beli pulsa atau tidak” tapi sudah ditolak. Hal ini membuat kamu dianggap kasar dan tidak sabaran.

2. Pelanggan yang berdebat mengenai siapa yang mau bayar

8 tipe pelanggan mini market yang menyebalkan menurut jepang

Dalam hal ini, kita butuh minimal 2 orang yang akan membayar belanjaan mereka. Apalagi di negara yang sopan seperti Jepang, tidak jarang akan ada 2 (atau lebih) orang yang akan bolak-balik berargumen mengenai siapa yang mau membayar. Di Indonesia? Kalau ada yang mau bayarin belanjaan saya sih, terima kasih banyak.

3. Maniak selotip

8 tipe pelanggan mini market yang menyebalkan menurut jepang

Di Jepang, menandakan barang dengan sebuah selotip bergambar/berwarna artinya kamu sudah membayar barang tersebut. Hal ini bukan masalah bagi orang dewasa, tapi menjadi masalah saat mereka membawa anak kecil. Sebenarnya ini masalah kecil, tapi kadang annoying juga kalau disuruh cepat-cepat hanya untuk menempelkan sepucuk selotip di barang belanjaannya.

4. Membayar dengan uang receh

8 tipe pelanggan mini market yang menyebalkan menurut jepang

Di Jepang, pecahan uang recehnya cukup bervariasi, mulai dari 1 Yen, 5 Yen, 10 Yen, 50 Yen, dan 100 Yen. Setiap pecahan uang tersebut pun bisa digunakan di mana saja seperti  membeli minum di vending machine, untuk membeli tiket kereta, dan masih banyak lagi. Tapi siapa yang tidak kesal bila kamu berbelanja 1.000 Yen (140.000 Rupiah) dan dibayar dengan uang receh? Bisa-bisa dilempar balik uang receh tersebut.

5. Tukang jilat jari

8 tipe pelanggan mini market yang menyebalkan menurut jepang

Terkadang, ada orang yang menggunakan sebagian dari ludah mereka supaya lebih mudah untuk mengambil uang. Memang, sepertinya teori dan logikanya tidak salah tapi sepertinya kok kurang higienis ya? Bayangkan perasaan kamu memegang benda yang sudah diludahi orang lain.

6. Tukang “ngacangin”

8 tipe pelanggan mini market yang menyebalkan menurut jepang

Pernah dikacangin? Rasanya enak? Nggak? Sama dengan pegawai mini market yang dikacangin oleh para pelanggan. Tidak hanya dianggap kurang ramah, mungkin pegawai itu akan dendam seumur hidup hanya gara-gara dikacangin.

7. Tukang ngilerin produk

8 tipe pelanggan mini market yang menyebalkan menurut jepang

Hal ini biasanya disebabkan oleh ibu-ibu yang bawa bayi berkunjung ke mini market, mereka akan memberikan bayinya sebuah produk yang bisa dipegang dan dibuat main-main oleh si bayi. Namun, pada saat barang tersebut diambil oleh si kasir, barang tersebut sudah penuh dengan air liur. Lihat lagi poin nomor 5 tentang tukang jilat jari.

8. Seperti ninja

8 tipe pelanggan mini market yang menyebalkan menurut jepang

Ada beberapa pelanggan yang terkadang tidak sabaran dan pergi lebih dulu sebelum auranya hilang. Mereka yang mungkin diburu waktu atau memang tidak peduli dengan struk pembayarannya. Orang-orang seperti ini mungkin cocok jadi ninja.

Daftar di atas diambil dari Twitter @osamegu121, sepertinya dia sudah banyak mengalami pelanggan-pelanggan menyebalkan seperti di atas. Apakah ada tipe pelanggan lain yang membuatmu sebal?

Jurnal Otaku / signum

Related article