31 Mei 2016
patung hachiko tokyo

Lokasinya yang berada di tengah kota, Patung Hachiko sering dijadikan titik temu

“Besok ketemuan dimana?”
“Di Hachiko aja, lebih gampang”

Kata-kata yang selalu diucapkan ketika melakukan janji untuk bertemu dengan teman-teman saat berada di Tokyo. Di tengah hiruk pikuknya ibukota Jepang tersebut, patung Hachikō memang menjadi titik temu paling sempurna. Selain mudah untuk ditemukan, juga banyak momen untuk diabadikan ditempat ini.

Kisah tentang Hachikō, seekor anjing di Jepang semakin terkenal seantero dunia ketika Amerika Serikat mendaur ulang  film Jepang yang berjudul Hachiko Monogatari. Dibintangi oleh Richard Gere, film ini mengisahkan tentang kesetiaan anjing bernama Hachikō yang selalu menunggu Profesor Hidesaburō Ueno pulang bekerja di depan stasiun Shibuya. Hachi adalah anjing jantan jenis Akita kelahiran Odate, setiap hari selalu mengantar dan menjemput majikannya sampai akhirnya ia tidak mengetahui jika sang Profesor meninggal dunia pada tanggal 25 Mei 1925. Hachi terus menunggu hingga bertahun-tahun.

patung hachiko tokyo
Patung Hachikō juga sering dijadikan tempat tidur kucing

Tahun 1932, Hirokichi Saitō dari Asosiasi Pelestarian Anjing Jepang merasa tergugah dengan yang dilakukan oleh Hachi, ia kemudian menuliskan kisahnya dan dikirim ke Tokyo Asahi Shimbun, dan dimuat dengan judul Itoshiya rōken monogatari (“Kisah Anjing Tua yang Tercinta”). Artikel ini mendapatkan banyak respon dari para pembaca. Setelah itu, Hachi pun menjadi idola dan ikon dari stasiun Shibuya. Sejak itu pula, akhiran  (sayang) ditambahkan di belakang nama Hachi, dan orang memanggilnya Hachikō.

Seorang teman Saitō, Teru Andō yang juga adalah pematung, menulis proposal untuk mendirikan patung Hachikō, dan proyek pengumpulan dana dimulai. Acara pengumpulan dana diadakan di Gedung Pemuda Jepang (Nihon Seinenkan), 10 Maret 1934. Sekitar tiga ribu penonton hadir untuk melihat Hachikō.

patung hachiko tokyo
Patung Hachikō adalah salah satu tempat paling populer bagi para turis untuk selfie

Patung Hachikō pun didirikan di depan stasiun Shibuya. Acara peresmiannya disaksikan lebih dari 300 orang dan termasuk Hachikō sendiri. Kemudian, 10 Mei 1934, patung tersebut dihadiahkan kepada Kaisar Hirohito dan Permaisuri Kōjun. Sayangnya tidak lama setelah itu, Hachi ditemukan tidak bernyawa. Pada tanggal 8 Maret 1935, sang anjing yang sangat setia ini menutup usia,  tetapi selalu terkenang di dalam patung perunggu yang berdiri di depan tempat ia selalu mengantar dan menunggu majikannya pulang berkerja.

Lantas, kenapa tempat ini juga menjadi meeting point terbaik di Tokyo?

Patung Hachikō terletak di depan stasiun Shibuya yang adalah salah satu stasiun paling terkenal di Tokyo dan berada di pusat kota. Jangan heran juga jika di tempat ini banyak orang Indonesia yang berkumpul dan ber-selfie  ria.  Disebelahnya terdapat tempat penyebarangan legendaris yang dikenal dengan Shibuya Crossing. Tempat ini diyakini sebagai jalur penyebarangan tersibuk di dunia. Cobalah datang saat rush hour, mustahil bulu kuduk Anda tidak merinding melihat pemandangan fenomenal dimana ratusan bahkan mungkin ribuan orang menyebarang secara bersamaan.

patung hachiko tokyo
Shibuya Crossing

Sambil menunggu teman datang, kita pun bisa  selfie di depan patung atau di depan penyebarangan ini. Jangan lupa, pergi ke Jepang itu maha,  jadi jangan sampai terlewat satu momen pun untuk diabadikan. Setelah bertemu dengan teman di patung Hachikō pun kita akan dengan mudah untuk menjelajahi pusat kota Tokyo. Dari Tsutaya, Disk Union hingga Tower Records sangat dekat dengan patung Hachikō, kalian bisa mencari CD atau rilisan dari musisi kesayangan di tempat tersebut. Di dekat tempat ini juga ada ABC-MART  jika ingin mencari sepatu-sepatu yang mungkin cuma dijual di Jepang. Bagi para pecinta One Piece, tinggal berjalan kaki untuk menjangkau Mugiwara Store yang terletak di lantai 6 Shibuya Parco Part 1. Dan, masih banyak tempat-tempat menarik lainnya yang bisa kita kunjungi disekitar patung Hachi.

patung hachiko tokyo
Tower Records Shibuya

Kita juga bisa menelusuri hingga ke Harajuku  jika berjalan kaki dari patung Hachikō. Memang agak sedikit jauh jika dibandingkan bertemu langsung di stasiun Harajuku, tetapi akan lebih mudah untuk janjian di Shibuya terlebih dahulu jika kalian tidak bisa berbahasa Jepang. Keuntungan lainnya dengan berjalan dari Shibuya ke Harajuku adalah kita bisa melewati kantor stasiun tv terbesar di Jepang, NHK , dan juga melalui Yoyogi Park. Jika Anda beruntung, biasanya banyak musisi jalanan Jepang yang menggelar aksi mereka disini yang mengundang decak kagum.

Konon katanya, salah satu idol group paling populer di Jepang sekarang ini yakni Momoiro Clover Z memulai karir mereka sebagai sebagai performer jalanan di Yoyogi Park.

Jadi, besok kita ketemu dimana? Patung Hachikō!

The-Daily Japan / Dshiryu13

Related article