14 Juni 2016
fakta menarik orang jepang

Setiap negara pasti mempunyai kultur dan kebiasaan para penduduk yang berbeda, tak terkecuali Jepang yang bahkan kadang tidak masuk akal.

Jepang memang dikenal sebagai salah satu negara yang penduduknya punya kebiasaan unik, menarik, ataupun beda dengan penduduk negara lain. Mari kita simak fakta-fakta menarik tentang orang Jepang yang mungkin belum kalian ketahui!

1. Jika di negara lain angka 13 sering disebut angka sial, di Jepang angka 4 dan 9 dianggap tabu sehingga sering tidak ada nomor kamar untuk nomor ini. Angka 4 dibaca “shi” yang sama bunyinya dengan yang berarti “mati”, sedangkan angka 9 dibaca “ku”, yang diartikan “kurushii” atau sengsara.

2. Angka 8 adalah favorit orang Jepang. Harga-harga barang kebanyakan berakhiran “8″. Susu misalnya 198 yen. Tapi karena aturan sekarang ini mengharuskan harga barang yang dicantumkan sudah harus memasukkan pajak, jadi mungkin kebiasaan ini akan hilang. (Pasar = Yaoya = tulisan kanjinya berbunyi happyaku-ya atau toko 800).

3. Di musim panas atau Natsu, drama di TV seringkali menampilkan hal-hal yang berbau tentang hantu dan mistis

4. Tanda tangan di Jepang hampir tidak pernah berlaku untuk keperluan formal. Biasanya digantikan oleh hanko / inkan / stempel. Jenis hanko di Jepang pun ada beberapa. Jitsu-in, ginko-in, dan mitome-in. Jadi satu orang kadang memiliki beberapa jenis inkan untuk berbagai keperluan. Jitsu-in adalah inkan yang dipakai untuk keperluan yang sangat penting, seperti beli rumah, beli mobil, untuk jadi guarantor, dsb. Jenis ini didaftarkan ke shiyakusho. Ginko-in adalah jenis inkan yang dipakai untuk khusus membuat akun di bank. . Mitome-in dipakai untuk keperluan sehari-hari, dan tidak perlu didaftarkan.

5. Acara TV di Jepang didominasi oleh masak memasak.

6. Jika naik taksi di Jepang, pintu dibuka dan ditutup oleh supir. Penumpang dilarang membuka dan menutupnya sendiri.

fakta menarik orang jepang
Penumpang taksi di Jepang dilarang membuka dan menutup pintu

7. Ada perbedaan cara menghitung dengan jari antara orang Jepang dan Indonesia. Perhatikan, ada perbedaan dengan kebiasaan orang Indonesia. Orang Indonesia umumnya mulai dari tangan dikepal dan saat menghitung “satu”, jari telunjuk ditegakkan. Menghitung “dua”, jari tengah ditegakkan, dst. Sedangkan orang Jepang, kebalikannya. Mereka selalu mulai dari telapak tangan terbuka, dan cara menghitungnya kebalikan orang Indonesia. Saat bilang “satu”, maka jarinya akan ditekuk atau ditutupkan ke telapak tangan.

8.  Sepeda tidak boleh dipakai boncengan, kecuali yang memboncengkannya berusia lebih dari 16 tahun dan anak yang diboncengkan berusia kurang dari 1 tahun, dan hanya seorang saja yang diboncengkan. Bila dilanggar, dendanya maksimal 20 ribu yen atau setara dengan 2.172.494,70 rupiah.

9. Jika naik eskalator di Tokyo, kita harus berdiri di sebelah kiri, karena sebelah kanan adalah untuk orang yang terburu-buru, sedangkan di Osaka kebalikannya.

10. Pacaran di Jepang hemat dan mandiri, tidak ada budaya traktiran atau sang pria membayarkan makanan kekasihnya. Jadi selama belum jadi suami-istri, siapkan uang untuk bayar sendiri-sendiri.

11. Antar jemput pacar juga bukan budaya orang Jepang. Jika mau ketemuan, biasanya di stasiun.

fakta menarik orang jepang
Tidak ada “aturan” jemput-menjemput dalam pacaran di Jepang

12. Jangan pernah sekali-kali bilang ke orang Jepang : “Gue maen ke rumah lu ya”. Karena itu dianggap tidak sopan. Ke rumahnya jika diundang atau sudah diizinkan.

13. “Aishiteru” yang berarti aku cinta kamu, jarang digunakan saat pacaran, kecuali kalau mereka benar-benar sudah mau nikah. Biasanya mereka pakai “Daisuki desu” untuk mengungkapkan rasa sayang kepada sang kekasih.

14. Sebelum bepergian, biasanya orang Jepang selalu mengecek ramalan cuaca. Dan 90% ramalan cuaca itu akurat. Jika nanti kalian ke Jepang dan melihat banyak yang membawa payung, bersiaplah karena hujan akan turun.

15. Bunga sakura adalah bunga yang spesial di Jepang, karena bunganya hanya mekar selama dua minggu selama setahun. Ketika tumbuh, bunganya memenuhi seluruh pohon, tanpa daun.

16. Di Indonesia, kita mendapatkan uang saat menjual barang bekas kita ke toko jual-beli, sebaliknya di Jepang malah harus membayar untuk menaruh barang kita di toko jual-beli. Itulah sebabnya kenapa orang Jepang lebih memilih meninggalkan TV atau barang bekas lain punya mereka dipinggir jalan atau dekat tempat sampah jika ingin pindah apartemen.

17. Orang Jepang (mayoritas) tidak percaya Tuhan (Atheis), tapi mereka bisa disiplin dan taat dengan peraturan.

18. Saat malam Natal, hampir semua orang Jepang ikut merayakan, termasuk yang tidak beragama Nasrani.

19. Saat malam Natal di Jepang ada tradisi makan KFC (Kentucky Fried Chicken). Hampir semua gerai KFC akan ramai pada tanggal 24 Desember

20. Orang Jepang merayakan Valentine dua kali dalam setahun, 14 Februari dan 14 Maret (White Day).

Related article

Komik / Manga Baru